√ Scanner : Pengertian, Sejarah, Jenis, Fungsi Dan Cara Kerja Scanner

Posted on

Pengertian Scanner – Jika Anda seorang pekerja yang menggunakan komputer dalam kehidupan sehari-hari, tentunya Anda sudah tahu banyak tentang beberapa perangkat keras yang ada di komputer. Tentu saja kita semua tahu bahwa perangkat keras ada di komputer, selain perangkat keras yang sudah ada di komputer, ada juga perangkat keras komputer tambahan yang biasanya kita sebut periferal. Sedikit banyak tentu saja, Anda juga tahu fungsi perangkat keras tersebut masing-masing.

Dapat dikatakan bahwa pheripheral adalah perangkat keras tambahan yang terhubung ke komputer untuk menyempurnakan kinerja yang ada di komputer. Ada banyak perangkat periferal yang biasanya kita gunakan pada penggunaan komputer dalam aktivitas sehari-hari. Salah satu hal yang kita gunakan adalah “scanner”. Seringkali kita menggunakan scanner untuk memindai gambar yang nantinya akan ditampilkan pada monitor komputer.
Nah untuk itulah pada kesempatan kali ini admin akan membahas mengenai scanner baik itu pengertian, Sejarah, Jenis-jenis, Fungsi Dan Cara Kerja Scanner semua akan admin bahas, lanjut skroll kebawah ya bro.

Pengertian Scanner

Scanner merupakan salah satu perangkat input yang terdapat pada, alat yang berfungsi untuk menggandakan objek seperti mesin fotokopi menjadi bentuk digital.

Scanner dapat menduplikasi objek menggunakan sensor cahaya yang terdapat di dalamnya. Sensor yang terdapat dalam Scanner mendeteksi struktur, tulisan, dan gambar objek yang dipindai lalu mengirimkannya ke komputer dalam bentuk digital.

Fungsi Scanner jelas karena dengan alat ini, kita dapat menggandakan hard copy seperti makalah, kertas, dan foto menjadi bentuk digital ke komputer. Jadi ketika kita kehilangan file sumber seperti foto atau kertas, kita dapat menyimpan foto ke komputer kita. Jadi ketika foto itu hilang, atau rusak, kita masih memiliki salinan / simpanan di komputer dalam bentuk digital.

Baca juga : √ Fiber Optik : Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis, Cara Kerja, Dan Sejarah Fiber Optik

Sejarah Scanner

Sejarah perkembangan scanner dimulai pada tahun 1975, ketika Ray Kurzweil dan timnya menciptakan Mesin Baca Kurzweil bersama dengan perangkat lunak Omni-Font OCR (Optical Character Recognation). Perangkat lunak ini berfungsi untuk mengenali teks yang ada di objek yang dipindai dan menerjemahkannya ke dalam data dalam bentuk teks.

Sejak awal perkembangan teknologi scanner dimulai dan akhirnya terus berkembang hingga saat ini dengan teknologi yang semakin maju. Sekarang scanner dapat digunakan untuk memindai objek tiga dimensi dan film negatif.

Bentuk dan ukuran scanner bervariasi, ada yang seukuran kertas folio, beberapa ukuran kartu pos, bahkan yang terbaru, berbentuk pena, baru-baru ini diluncurkan oleh perusahaan WizCom Technologies Inc. Penindai berukuran pena dapat menyimpan hingga 1.000 halaman teks tercetak dan kemudian mentransfernya ke komputer pribadi (PC). Scanner berukuran pena disebut Quicklink. Pena Scanner panjangnya enam inci dan beratnya sekitar tiga ons. Scanner dapat melakukan tugasnya secara acak lebih cepat daripada Scanner berbentuk datar.

Data yang telah diambil dengan Scanner dapat dimasukkan langsung ke semua aplikasi komputer yang mengenali teks ASCII.

Saat ini, scanner sedang berkembang pesat. Banyak sekali Scanner yang beredar di dunia dengan berbagai merek, termasuk keluaran Scanner dari Canon, Hewlett Packard (HP), EPSON, UMAX, Panasonic, Samsung, Fujitsu, Lexmark dan banyak Scanner merek lainnya yang berkembang pesat sebagai teknologi Scanner penemuan baru.

Penemuan scanner terkait erat dengan perkembangan teknologi fotografi, mesin fotokopi dan optik. Penemu Scanner adalah Robert S. Ledley yang lahir di New York, Amerika Serikat pada tahun 1926. Hingga akhirnya pada tahun 1943 seorang CT Scanner lahir yang mampu memindai seluruh tubuh dari ujung rambut ke ujung kaki. Mesin dari penemuan ini disebut Automatic Computerized Transverse Axial (ACTA). Dalam sejarah singkat penemuan scanner dan pengembangan scanner dari awal penemuan mereka ke teknologi baru dengan teknologi yang berbeda dan telah ditemukan dan dikembangkan di dunia oleh berbagai perusahaan seperti yang disebutkan di atas.

Baca juga : √ Cara Mengatasi Flashdisk Write Dengan CMD, Registry Editor, Dan Aplikasi

Jenis – Jenis Scanner

1. Scanner Drum

Scanner drum adalah Scanner berbentuk drum atau tabung. Resolusi gambar yang dihasilkan termasuk luar biasa mencapai 24.000 piksel per inci (ppi). Ini juga menunjukkan bahwa kualitas gambar yang dihasilkan sangat detail, jelas, dan tajam. Selain memiliki resolusi tinggi, kelebihan yang dimiliki oleh Scanner drum termasuk mampu melakukan proses Scanneran pada dokumen objek datar atau kertas besar. Scanner ini memiliki getaran minimal sehingga hasil Scanneran tidak akan mengalami distorsi. Scanner ini juga berguna untuk memindai dokumen kuno yang mudah rusak. Namun, Scanner drum memiliki kekurangan bentuk fisik yang sangat besar dan harga yang sangat mahal.

2. Scanner Flatbed

Scanner flatbed adalah scanner berbentuk rata dan datar. Scanner konvensional ini adalah salah satu jenis yang paling umum, seperti pada printer all-in-one. Scanner flatbed banyak digunakan di dunia kantor yang melibatkan Scanneran dokumen kerja. Dari segi penampilan fisik, bentuknya minimalis, kompak, dan kompatibel dengan berbagai ukuran kertas mulai dari legal, letter, hingga kertas A3. Harganya juga relatif lebih terjangkau. Selain itu, penggunaannya lebih hemat energi. Semakin banyak permintaan, scanner flatbed kompatibel dengan berbagai sistem operasi komputer. Kerugian dari scanner flatbed adalah bahwa mereka hanya dapat memindai pada satu sisi objek sehingga kurang efektif untuk memindai beberapa objek.

3. Scanner Film

Seperti namanya, scanner film digunakan untuk memindai film negatif. Saat ini, mungkin penggunaan teknologi film negatif jarang digunakan. Namun, ada sebagian orang yang ingin mengabadikan kenangan lama yang berupa film negatif untuk disimpan dalam bentuk data atau file digital. Di sinilah fungsi Scanner film. Dengan teknologi yang mirip dengan scanner flatbed, scanner film bekerja dengan mata terpindai untuk menyalin objek dan menyimpannya di komputer. Karena memiliki fungsi yang unik, scanner film termasuk mahal dan sulit memperoleh barang.

Baca juga : √Modem : Pengertian, Fungsi, Jenis Dan Macam Lengkap

4. Roller Scanner

Roller scanner memiliki fungsi seperti scanner Flatbed, yaitu Scanneran benda-benda dalam bentuk dokumen atau gambar yang berbentuk lembaran secara fisik. Perbedaan dengan scanner flatbed adalah metode yang digunakan di mana scanner flatbed bekerja dengan mata dipindai yang bergerak untuk memindai objek, sementara roller scanner bekerja dengan mata terpindai yang tidak bergerak tetapi justru objek yang bergerak. Cara kerja Scanner ini mirip dengan printer di mana objek bergerak masuk dan keluar di bagian akhir. Roller scanner dibagi menjadi dua, yaitu pengumpan dokumen otomatis untuk penggunaan banyak objek dan lembar Scanner feed untuk penggunaan beberapa objek. Kerugiannya adalah harganya relatif mahal.

5. Hand Scanner

Hand Scanner mudah ditemukan di minimarket, supermarket, atau tempat belanja lainnya. Karena fungsi utamanya adalah Scanneran barcode. Hand Scanner sederhana dan digunakan langsung dengan tangan, seperti namanya. Scanner ini dioperasikan dengan mengarahkannya ke objek yang akan dipindai. Selain digunakan untuk memindai barcode harga dan memeriksa stok barang, Hand Scanner juga sering ditemukan sebagai alat keamanan untuk mendeteksi barang bawaan seseorang, terutama memindai objek yang memiliki kandungan logam. Karena bentuknya yang sederhana, penggunaannya sangat mudah dan harganya sangat terjangkau.

Fungsi Scanner

Fungsi dari Scanner adalah untuk memindai suatu bentuk atau sifat dari objek atau dokumen dan menyimpannya ke dalam file digital di komputer dapat berupa file gambar, foto atau dokumen yang biasanya terhubung melalui port USB pada casing komputer .

Baca juga : √Flashdisk : Pengertian,Fungsi, Kelebihan, Kekurangan, Jenis Dan Macam Lengkap

Cara Kerja Scanner

Scanner adalah perangkat input komputer dengan cara kerjanya yaitu membaca gambar menggunakan cahaya kemudian hasilnya dimasukkan ke komputer dalam bentuk gambar. Scanner adalah alat yang bekerja dengan cara yang sama dengan mesin fotokopi.

Saat Anda menekan tombol mouse untuk memulai Scanneran, yang terjadi adalah:

  • Menekan tombol mouse dari komputer menggerakkan pengontrol kecepatan pada mesin Scanner. Mesin yang terletak di Scanner mengontrol proses pengiriman ke unit Scanneran.
  • Kemudian unit Scanneran menempatkan proses pengiriman ke tempat atau garis yang sesuai untuk segera memulai Scanneran.
  • Lampu yang terlihat pada Scanner menunjukkan bahwa aktivitas Scanneran telah dimulai.
  • Setelah lampu hilang, proses Scanneran selesai dan hasilnya dapat dilihat di layar monitor.
  • Jika hasil atau tampilan teks / gambar ingin diubah, kita dapat mengubahnya menggunakan perangkat lunak aplikasi yang ada. Misalnya dengan Photoshop, Adobe dan lainnya. pot Scanned.

Demikianlah ulasan dari teknologidankomunikasi.com semoga dengan adanya artikel ini bisa sangat membantu anda.

Baca juga : 

5 (100%) 1 vote
Cara Mengatasi Aplikasi Yang Tidak Kompatibel Di Play Store

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *