√ Pengertian Switch : Jenis, Fungsi, Kelebihan, Dan Cara kerja Switch

Posted on
5 (100%) 1 vote

Pengertian Switch – Ada banyak sekali berbagai jenis komponen jaringan komputer dan biasanya sering digunakan dalam dunia teknologi informasi. Setiap komponen tentu memiliki peran dan fungsi masing-masing, beberapa dapat mengatur pemrograman biner untuk dapat menghubungkan dua atau lebih komputer untuk bertukar data atau informasi.

Satu komponen yang tidak kalah penting dan berfungsi untuk membantu pertukaran data atau informasi adalah Switch.

Pengertian Switch

Switch adalah jenis komponen jaringan komputer yang digunakan untuk menghubungkan beberapa HUB dalam membentuk jaringan komputer yang lebih besar atau menghubungkan komputer yang memiliki persyaratan bandwidth yang cukup besar.

Beberapa fungsi switch adalah sebagai manajemen lalu lintas yang terdapat pada jaringan komputer, switch bertanggung jawab atas bagaimana mengirim paket data untuk sampai ke tujuan dengan perangkat yang tepat, Switch juga bertugas untuk menemukan jalur terbaik dan optimal dan memastikan paket data bisa terkirim dengan effisien ketujuannya.

Baca juga : √ Pengertian Hub : Fungsi, Jenis, Dan Cara Kerja

Jenis -Jenis Switch

Switch dalam suatu jaringan pada dasarnya dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Fast Forward/Cut Through

Jenis switch pertama ini hanya memeriksa alamat tujuan yang ada di header frame. Maka frame ini akan berlanjut ke host tujuan. Bahkan kondisi ini bisa membuat latensi time. Meski begitu, jenis switch ini adalah yang tercepat dalam tipenya.

2. Store And Forward

Switch jenis ini biasanya akan menyimpan frame untuk jangka waktu tertentu yang kemudian akan diperiksa terlebih dahulu oleh sistem CRC (Cyclic Redundancy Check) yang kemudian akan diteruskan ke host yang menjadi tujuan. Jika ditemukan frame error, maka itu akan dibuang. Switch ini adalah Switch paling tepercaya di antara yang lainnya.

Baca juga : √ Pengertian Repeater : Fungsi, Jenis, Manfaat, Cara Kerja, Kelebihan Dan kekurangan

3. Modified Cut Through

Switch jenis ini akan memeriksa 64 byte pertama dari frame. Jika ada bingkai yang mengalami kesalahan karena tabrakan, maka frame biasanya tidak akan diteruskan. Ini akan selalu menjamin frame untuk tiba di tujuan yang dituju. Jumlah 64 byte ini dipilih karena merupakan angka minimum yang dianggap penting dan perlu untuk memeriksa apakah frame baik-baik saja atau terjadi error.

4. Adaptive Switching Switch

ini dibuat untuk dioperasikan cut through dengan model normal. Tetapi jika menemukan kesalahan yang dianggap terlalu tinggi, maka switch biasanya akan mengkonfigurasi ulang secara otomatis yang kemudian akan berjalan dalam mode store dan forward.

Fungsi Switch pada Jaringan Komputer

Lalu, apa sebenarnya fungsi dari switch ini? Switch dapat dengan mudah berfungsi sebagai penghubung antara beberapa perangkat di jaringan komputer. Misalnya, perangkat seperti komputer, router, modem, dan perangkat lain. Switch menerima pesan yang telah terhubung dengannya dan kemudian akan meneruskan atau mengirim pesan ke beberapa perangkat yang telah dimaksud.

Dengan arti kata lain kita juga dapat memanggil switch sebagai konsentrator atau pusat pada jaringan. Banyak orang setuju bahwa Switch adalah perangkat yang “lebih pintar” daripada hub, perangkat yang juga memiliki fungsi sebagai penghubung yang menerima pesan dan mengirimnya ke semua perangkat di jaringan. Switch ini juga mencakup beberapa saluran ke banyak saluran, dan berbagai merek switch spesifikasi terbaik dari Allied Telesis, ASUS, Buffalo, Cisco, DELL, D-Link, Edimax, HP, Huawei, Mikrotik, Motorola, Netgear, Tenda, Totolink, TP-Link, dan lainnya

Switch dianggap lebih pintar karena dapat memeriksa frame yang terjadi error dan kemudian memblokir frame. Switch jaringan ini memainkan peran penting, terutama untuk area lokal modern seperti Ethernet atau LAN. Beberapa kantor berukuran besar dapat menggunakan lebih dari 1 switch. Tetapi kantor rumah atau kantor kecil (SOHO) biasanya hanya menggunakan switch tunggal atau 1 switch.

Baca juga : √ Pengertian WiFi Adapter : Fungsi, Dan Jenis-Jenis

Cara Kerja Switch

Switch memiliki cara kerja yaitu dengan menerima dan menganalisis jenis paket data dari alamat pengirim sebelum diteruskan ke tujuan.

Switch akan memeriksa dan menganalisis satu persatu paket pada satu waktu untuk mencari tahu apakah ada kerusakan pada paket untuk mencegah gangguan jaringan.

Switch akan mengalokasikan bandwidth secara penuh dan memprioritaskan setiap port. Pengguna komputer akan selalu memiliki bandwidth penuh dan tidak peduli berapa banyak periode bandwidth beroperasi pada komputer yang terhubung ke switch.

Switch beroperasi pada layer Data Link dan setiap port memiliki swith collision domain sendiri.

Kelebihan Switch

Switch adalah perangkat yang memiliki peran penting di jaringan komputer, karena switch menjadi pusat lalu lintas jaringan. Jika pada suatu saat Switch mengalami gangguan maka semua aktivitas jaringan akan terganggu. Berikut ini adalah kelebihan dari switch:

  • Switch dapat memeriksa dan menganalisis paket data yang diterima sebelum diteruskan ke alamat tujuan.
  • Switch dapat meneruskan paket data dengan cepat dan tepat.
  • Switch dapat menentukan alamat tujuan dan sumber paket data.

Switch ini memiliki port yang cukup banyak untuk digunakan dan terhubung dengan perangkat lain. Switch memiliki banyak varian dalam jumlah port seperti memiliki 8 port, 16 port, 24 port, dll. Jadi semakin banyak jumlah port, semakin mahal harganya.

Demikianlah ulasan dari teknologidankomunikasi.com semoga bisa memberikan manfaat dan bisa menambah wawasan anda.

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *