√ Pengertian Repeater : Fungsi, Jenis, Manfaat, Cara Kerja, Kelebihan Dan kekurangan

Posted on

Pengertian Repeater : Berbicara tentang repeater, itu tidak akan jauh dari subyek jaringan. Repeater adalah salah satu alat yang berguna di jaringan komputer. Jaringan komputer memang cukup rumit untuk dipahami oleh orang biasa. Jangankan perangkat yang ada di jaringan, fungsi dan metode kerja jaringan, pada dasarnya cukup rumit untuk dipelajari. Meskipun cukup rumit, tetapi kali ini, kami akan mencoba berbagi sedikit informasi tentang satu alat jaringan yang disebut repeater.

Pengertian Repeater

Apa repeater? Banyak orang bertanya-tanya tentang repeater bersama dengan kegunaan repeater. Repeater pada dasarnya berasal dari bahasa Inggris ‘repeat’ yang berarti pengulangan. Jika ditafsirkan dari suku kata, repeater dapat diartikan sebagai pengulangan kembali, atau jika disempurnakan dalam bahasa, maka repeater adalah alat yang berguna untuk mengulangi dan meneruskan sinyal kembali ke area di sekitar perangkat ini.

Jika dipelajari dalam bahasa teknis, maka Pengertian repeater adalah alat yang berguna untuk memperkuat sinyal. Dengan alat ini, sinyal lemah dapat ditingkatkan daya sehingga dapat digunakan untuk berbagai area yang lebih luas.

Fungsi repeater

Menurut Herlambang dan Aziz “2008”, Repeater memiliki fungsi sebagai penguat sinyal dengan menerima sinyal dari segmen kabel dan kemudian mentransmisikan sinyal dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli di segmen kabel lain.

Fungsi repeater meliputi:

  • Untuk memfasilitasi akses ke sinyal Wifi dari server.
  • Untuk mencangkup area lemah dari sinyal dari server “Pemancar”.
  • Untuk memperluas jangkauan sinyal dari server atau pemancar.

Baca juga : √ Pengertian WiFi Adapter : Fungsi, Dan Jenis-Jenis

1. Repeater – GSM (Sistem Global untuk Komunikasi Seluler)

Repeater GSM adalah perangkat repeater digital yang berguna untuk menangkap sinyal telepon seluler, kemudian memperkuat sinyal, dan akhirnya mengirim atau mengembalikan sinyal. Pengulang GSM bekerja dengan memanfaatkan gelombang mikro dan sistem pengiriman sinyal yang dibagi oleh waktu. Sistem GSM menggunakan filter band pass yang berfungsi pada frekuensi 800 MHz – 1800 MHz.

2. CDMA Repeater (Code Division Multiple Access)

Repeater CDMA adalah teknologi repeater yang pertama kali digunakan oleh tentara Inggris untuk melawan pasukan Jerman yang ingin mengganggu transmisi selama Perang Dunia Kedua. CDMA memiliki kualitas penerimaan sinyal yang tidak terlalu bagus dibandingkan dengan GSM. Repeater ini bekerja dengan menggunakan filter band pass pada frekuensi 800 MHz.

3. 3G Repeaters (Teknologi Generasi Ketiga)

Repeater 3G adalah teknologi paling mutakhir di sektor telekomunikasi. Teknologi 3G ini mengacu pada pengembangan teknologi telepon selular nirkabel generasi ke-3. Dengan teknologi 3G ini, pengguna tidak hanya dapat berkomunikasi dengan baik, tetapi juga dapat menggunakan teknologi ini untuk mengakses internet dengan sangat baik dan sangat cepat. Karena teknologi ini mampu mengirimkan informasi tidak hanya dalam bentuk suara, tetapi juga dalam bentuk gambar diam dan gambar bergerak (video) dengan sangat baik dan cepat.

Baca juga : √ Sound Card : Pengertian, Jenis-Jenis, Fungsi, Dan Cara Kerja Sound Card

Manfaat Repeater

Banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dari repeater, manfaatnya adalah sebagai berikut:

  • Sambungan tidak terganggu ketika Anda menjelajahi Internet, kecuali ketika operator jaringan sedang bermasalah.
  • Sinyal yang diterima menjadi stabil dan tidak naik dan turun, sehingga koneksi internet Anda akan lancar.
  • Membuat modem tidak cepat panas, karena modem biasanya cepat panas karena penerimaan sinyal tidak stabil.
  • menjadikan baterai tahan lebih lama, karena jika sinyal tidak bagus maka ponsel akan menguras baterai lebih banyak.
  • Aktivitas komunikasi seperti mengirim SMS, menelepon, panggilan video akan lebih lancar meskipun posisi Anda berada di daerah terpencil dan sangat jauh dari pemukiman perkotaan.

Cara Kerja Repeater

Repeater mempunyai fungsi untuk memperluas jangkauan jaringan wifi. Ini dilakukan dengan menerima sinyal data dan kemudian dipancarkan lagi. Sebelum dipancarkan ulang, sinyal yang masuk ke repeater akan diperkuat terlebih dahulu.

Pada dasarnya, repeater memiliki dua jenis komponen di dalamnya. Komponen pertama bertanggung jawab untuk menerima data sinyal dari pemancar. Sedangkan komponen kedua berfungsi untuk memancarkan kembali data sinyal. Namun sebelum data sinyal dipancarkan ulang, perangkat keras pada repeater ini akan mengubah frekuensi sehingga sinyal data yang dikirimkan menjadi lebih kuat. Dengan demikian sinyal akan menjadi lebih kuat dan jangkauannya akan lebih lebar.

Dalam memproses sinyal data yang masuk ke dalamnya, repeater memiliki dua sistem yang umum digunakan. Sistem ini adalah repeater analog dan repeater digital. Dalam analog repeater, sinyal data dikirim dalam bentuk data analog di mana konsumsi daya listrik berbanding lurus dengan amplitudo atau besarnya sinyal yang dikirimkan. Sedangkan repeater digital mengirim sinyal data dalam bentuk digital. Data digital dikirim dalam bentuk biner, yang diwakili oleh angka 1 dan 0. Selain itu, repeater digital juga melakukan proses tambahan pada data sinyal yang sedang diproses.

Baca juga : √ LAN Card : Pengertian, Fungsi Dan Jenis-Jenis LAN card

Kelebihan dan kekurangan Repeater

Kelebihan

  • Dapat memperkuat sinyal.
  • Perangkat analog yang memperkuat input sinyal terlepas dari alam (analog atau digital).
  • Perangkat digital yang memperkuat, membentuk ulang, atau melakukan kombinasi dari satu fungsi dalam sinyal input digital untuk transmisi ulang.
  • Karena repeater bekerja dengan sinyal fisik yang sebenarnya, dan jangan mencoba untuk menginterpretasikan data yang dikirim.
  • Repeater bekerja pada lapisan fisik, di lapisan pertama dari model OSI.

Kekurangan

  • Repeater harus ditempatkan di tempat yang tinggi.
  • Memperpanjang jarak fisik dari jaringan
  • Jangan serius mempengaruhi kinerja jaringan
  • Khusus terhubung media yang berbeda
  • Tembaga untuk serat

Demikianlah ulasan dari teknologidankomunikasi.com semoga bisa memberikan manfaat dan bisa menambah wawasan anda.

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *